Produksi Gabah Sultra Melaju, BRMP Kawal Target 2026
Kendari, 9 Juli 2026 – Upaya memperkuat ketahanan pangan nasional terus menjadi fokus seluruh pemangku kepentingan di Sulawesi Tenggara. Hal tersebut mengemuka dalam Rapat Evaluasi Pengadaan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) Dalam Negeri Semester I Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh BULOG Kanwil Sulawesi Tenggara pada Rabu (9/7).
Dalam kegiatan tersebut, Balai Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Sulawesi Tenggara diwakili oleh La Wangi, S.Pt., M.Pt., selaku Ketua Kelompok Pendampingan Modernisasi Pertanian BRMP Sultra.
Pada kesempatan itu, BULOG Kanwil Sulawesi Tenggara memaparkan capaian produksi Gabah Kering Panen (GKP) yang menunjukkan tren menggembirakan. Sepanjang Januari hingga Juni 2026, produksi GKP Sulawesi Tenggara telah mencapai 152.711 ton atau sekitar 66 persen dari target tahunan sebesar 230.000 ton. Dengan demikian, pada semester kedua masih diperlukan tambahan produksi sekitar 80.000 ton untuk memenuhi target yang telah ditetapkan.
Menindaklanjuti capaian tersebut, Kementerian Pertanian melalui BRMP bersama Dinas Pertanian Provinsi, Dinas Pertanian Kabupaten/Kota, serta para Penyuluh Pertanian berkomitmen memperkuat pendampingan di lapangan. Fokus pendampingan diarahkan pada peningkatan produktivitas melalui percepatan tanam, penerapan teknologi budidaya, serta pengawalan intensif terhadap program-program strategis pertanian.
La Wangi menyampaikan bahwa BRMP Sultra akan terus mengoptimalkan pendampingan modernisasi pertanian guna memastikan setiap program Kementerian Pertanian berjalan efektif dan mampu memberikan dampak nyata terhadap peningkatan produksi pangan.
Adapun program strategis Kementerian Pertanian yang menjadi pengungkit produksi pada tahun 2026 meliputi Luas Tambah Tanam (LTT) Padi, Program PM-AAS dengan target nasional 1 juta hektare dan alokasi 17.700 hektare untuk Sulawesi Tenggara, peningkatan luas tanam jagung, serta pengembangan padi gogo di wilayah-wilayah potensial.